Next Post
https://www.kabarpost.com/wp-content/uploads/2021/08/cropped-logo-kabarpost.jpg

Momen HKN ke-57, Wagub Kandouw Harap jadi Motivasi Menuju Indonesia Sehat 2025

Peringatan HKN ke 57 yang digelar di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Rabu (24/11/21) pagi. (Foto.Ain)
Peringatan HKN ke 57 yang digelar di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Rabu (24/11/21) pagi. (Foto.Ain)

MANADO Kabarpost.com – Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) yang digelar di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Rabu (24/11/21) pagi.

Dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw dan diikuti juga secara virtual oleh stakeholder terkait dan para tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Wagub Kandouw menaikkan puji syukur karena bisa merayakan peringatan HKN ke-57, khusus di Sulawesi Utara juga sekaligus dengan rapat kerja kesehatan daerah.

“Tanpa terasa mimpi kita bersama, mimpi Presiden Joko Widodo bahwa tahun 2025 adalah tahun dimana oleh Presiden menyatakan Indonesia sehat, jadi empat tahun lagi ada banyak hal yang perlu dicapai untuk menuju Indonesia sehat tersebut,” ujarborang nomor dua di Sulut ini.
Wagub Kandouw juga melanjutkan bahwa bapak menteri kesehatan dan jajarannya sudah menyiapkan macam-macam reformasi dalam bidang kesehatan.
Tentu saja ini merupakan satu kerja besar, satu kerja yang memerlukan kerjasama yang baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah.

“Mudah-mudahan semangat ikhtiar kita ini, usaha kita ini tetap, karena selain pendidikan harus 20 persen, kesehatan harus 10 persen karena ini sangat penting sekali,” ungkap Wagub Kandouw.

Tapi tentu saja lanjutnya, ini tidak cukup, makanya perlu ada ikhtiar semangat tekad dari seluruh masyarakat yang akan menerima, ini sangat tergantung dengan kinerja-kinerja kita.

“Dimomentum ulang tahun yang ke-57 ini kiranya menjadi ajang kontemplasi introspeksi sekaligus evaluasi, bagaimana roadmap sampai tahun 2025 mencapai Indonesia Sehat,” bebernya.
Wagub Kandouw juga secara khusus mwnyampaikan tentang upaya memerangi Covid 19. Sejauh ini, sekarang ini defacto mengatakan perang kita terhadap covid 19 ini cukup terkendali, baik secara nasional maupun di Sulawesi Utara.
“Penghargaan-penghargaan ya g diberikan tadi, tidak lain adalah motivasi kepada kita semua bahwa perang terhadap covid adalah perang kita bersama, bukan hanya kerja stakeholder, dalam hal ini dokter-dokter dan Dinas Kesehatan,” tukasnya.
Dalam kesempatan itu juga Wagub Kandouw mengapresiasi TNI, Polri yang dinilai gencar melakukan vaksinasi.
“TNI dan Polri juga sangat gencar  melaksanakan vaksinasi, begitu juga dengan organisasi-organisasi yang lain, jujur saya sampaikan tidak ada yang tahu kapan Covid 19 ini akan berakhir, makanya edaran Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri, seluruh pemerintah daerah harus mengalokasikan anggaran penanganan covid lebih besar dari yang kemarin,” katanya, sembari menambahkan, walaupun kondisi cela viskal kita sempit, tapi mau tidak mau harus kita laksanakan.

“Kadis Kesehatan Provinsi dan Kadis Kesehatan kabupaten/kota, tentu saja harus ada koordinasi, jangan kita terjebak ego sektoral kita masing-masing, ini bahaya, apalagi tentang validasi dan lainnya, tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.

“Singkat kata saya ucapkan selamat kepada jajaran Dinas  Kesehatan Sulawesi Utara dan Kabupaten kota selamat Hari Kesehatan Nasional yang ke 57, mudah-mudahan ini menjadi motivasi kita bersama untuk mencapai Indonesia sehat 2025 nanti,” tandas Wagub Kandouw.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara dr. Debby Kalalo, kepada wartawan mengatakan bahwa untuk masalah Stunting dan Gisi Buruk yang ada di Sulawesi Utara menjadi permasalahan yang juga akan dibahas pada pertemuan Rakerkesda kali ini dan mengharapkan agar Sulawesi Utara dapat terbebas dari Stunting dan Gisi Buruk.

“Salah satu juga prioritas yang akan kami bahas pada Rakerda kali ini adalah bagaimana kita berkomitmen bersama dengan seluruh Dinas Kesehatan yang ada di Kabupaten/Kota untuk merealisasi pencapaian 80 persen vaksinasi sampai dengan akhir Desember nanti,” papar Kalalo.

Menurutnya Kalalo sampai saat ini pencapaian Vaksinasi di Provinsi Sulawesi Utara berada di 67 persen dan optimis pada akhir Desember nanti mencapai 80 persen.

(Ain)

Admin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

banner

Recent News

themediagrid.com, J8FXQA, DIRECT, 35d5010d7789b49d
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0