Next Post
IMG-20221112-WA0007
https://www.kabarpost.com/wp-content/uploads/2021/08/cropped-logo-kabarpost.jpg

Cegah Demam Berdarah, Kepala Puskesmas Tikala Ingatkan Masyarakat Patuhi 5M

IMG_20220112_131240

MANADO Kabarpost.com – Menindaklanjuti apa yang disampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, oleh Walikota Manado, Andrei Angouw dan Wakil Walikota, Richard Sualang dalam pencegahan Demam Berdarah di Kota Manado, Kepala Puskesmas (Kapus) Tikala, dr Jacob Pajan ikut mengingatkan para orang tua untuk mematuhi 5M yakni, Menguras, Menutup, Mengganti, Mengubur, dan Menaburkan.

“Seperti yang dikatakan bapak Walikota dan Wawali, kita sebagai masyarakat harus tetap mematuhi 5M. Yang pertama membersihkan tempat penampungan air seminggu sekali, kedua menutup tempat air agar agar nyamuk tidak mudah masuk, ketiga mengganti air secara berkala, keempat mengubur dan membuang sampah pada tempatnya, terutama sampah plastik yang bisa tergenang oleh air hujan, dan yang kelima menaburkan bubuk Abate untuk mematikan jentik nyamuk,” kata dr Koko sapaan akrab Kapus Tikala, Rabu (12/1/2022).

dr Koko mengatakan, untuk pencegahan Demam berdarah tentunya, harus juga menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Tentunya, kita harus mengikuti apa yang digaungkan oleh bapak Walikota dan Wawali untuk jangan membuang sampah di selokan agar tidak terjadi genangan air dan mengakibatkan berkembangnya jentik-jentik nyamuk,” ujar dr Koko.

dr Koko juga mengingatkan kepada orang tua untuk memberikan perhatian lebih kepada anak jika terjadi demam, karena gejala demam berdarah sangatlah berbahaya jika sudah masuki demam pada masa kritis hari ke 4 hingga hari ke 5. Untuk itu, diharapkan, kepada orang tua jangan pandang enteng dengan gejala demam berdarah.

“Saya menghimbau, agar orang tua lebih memberikan perhatian lebih kepada anak. Jangan pandang enteng dengan gejala demam berdarah, sebaiknya langsung konsultasi dengan fasilitas kesehatan atau dokter di wilayah masing-masing. Jangan tunggu sampai masa kritis baru di bawah untuk memeriksa pada hari ke 4 dan 5 karena itu paling banyak terjadi kematian,” ungkap dr Koko seraya mengatakan, manfaatkanlah puskesmas untuk memeriksa agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan.

(Reza)

Admin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

banner

Recent News

themediagrid.com, J8FXQA, DIRECT, 35d5010d7789b49d
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0