Next Post
IMG-20221112-WA0007
https://www.kabarpost.com/wp-content/uploads/2021/08/cropped-logo-kabarpost.jpg

PEKKA Gelar Bimtek Kepemimpinan Perempuan Pedesaan

Bimbingan Teknis  Kepemimpinan Perempuan Pedesaan
Bimbingan Teknis Kepemimpinan Perempuan Pedesaan

 

BOLMONG Kabarpost.com – Bimbingan Teknis ( BIMTEK ) Kepemimpinan Perempuan Pedesaan yang di selenggarakan oleh Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga ( PEKKA ) di bawah naungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( PPPA ) telah di laksanakan sejak tahun 2019.

ir Kodar Tri Wusananingsih ,M.sc Sekretaris Yayasan PEKKA Indonesia mengatakan program Bimtek dari Kementerian PPPA ini telah berjalan sejak 2019, namun di tahun 2020 karena ada dampak Covid-19 dan Kementerian PPPA tidak memiliki tenaga Teknis di wilayah , maka Kementerian PPPA menunjuk Yayasan PEKKA dan KAPAL PEREMPUAN untuk melaksanakan progam Bintek di seluruh indonesia.

Tri juga menjelaskan tujuan dari Bimtek ini sendiri adalah :
1. Meningkatkan jumlah perempuan pemimpin yang akan menjadi penggerak pembangunan desa yang memiliki perspektif gender.
2. Meningkatkan kapasitas perempuan pemimpin dalam memahami dan menembus forum-forum pengambilan keputusan pembangunan desa.
3. Meningkatkan kapasitas perempuan pemimpin dalam menyusun usulan-usulan program di 4 bidang kewenangan desa yang responsif gender khusunya dalam konteks penanganan pandemi Covid-19.
4. Meningkatkan kapasitas perempuan pemimpin dalam memahami cara mengintegrasikan perspektif gender dalam dokumen perencanaan dan pengagaran pembangunan desa khusunya RKPD desa dan APBD desa.

” Dengan pelatihan ini kita mencoba memberikan peningkatan bagaimana perspektif gender sehingga nanti di harapkan jika mereka menjadi pemimpin di desa, mereka bisa menggunakan perspektif cara pandang pola pikir yang memahami dalam konsep gender, dia akan lebih jeli dalam melihat persoalan di desa ” Jelas Tri.

Program Bimtek ini sendiri merupakan program nasional dan menjadi prioritas dari Kementerian PPPA, yang mana program-program lain di kurangi namun program Bimtek ini tetap harus di jalankan.

Program ini sendiri akan di laksanakan di seluruh indonesia, namun karena keterbatasan sumber daya manusia maka di ambil kebijakan untuk setiap propinsi hanya di ambil 2 kabupaten dan setiap kabupaten hanya terdiri dari 3 atau 4 desa.
Untuk Kabupaten Bolaang Mongondow sendiri program Bimtek di ikuti oleh 4 desa yang semuanya di ambil dari Kecamatan Bolaang Mongondow dan pelaksanaannya bertempat di Balai Desa Ambang II.

Ketika di tanya tentang kekerasan pada perempuan, Tri menegaskan bahwa kekerasan pada perempuan merupakan salah satu tugas pokok dari PEKKA, namun dalam hal ini adalah perempuan yang mandiri.

Di sisi lain Serikat PEKKA untuk Kabupaten Bolaang Mongondow Firta Nurcita Awali SE menambahkan program Bimtek yang telah berjalan 3 hari ini dengan materi hari pertama tentang perspektif gender, hari kedua tentang kepemimpinan perempuan dan hari ketiga tentang bagaimana mengintregasikan perspektif gender dan perencanaan pembangunan di desa.

” Harapan kami setelah pelatihan ini fasilitator kami dari serikat PEKKA siap mendampingi ibu-ibu atau perempuan, contoh untuk menemui kepala desa mau mengalokasikan atau bicara dengan kepala desa tentang rencana tindak lanjut maka Serikat PEKKA siap mendampingi ” Kata Firta.

(Mike)

Admin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

banner

Recent News

themediagrid.com, J8FXQA, DIRECT, 35d5010d7789b49d
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0