Next Post
16-45-16-hv5bMF
https://www.kabarpost.com/wp-content/uploads/2021/08/cropped-logo-kabarpost.jpg

Huntara Resmi Ditempati Warga Korban Bencana, Berkat Gotong Royong ASN, TNI Dan Polri Serta Masyarakat Minsel

Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar
Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar

 

MINSEL Kabarpost.com – Setelah Masa Tanggap Darurat kedua berakhir, Pemerintah menetapkan masa transisi pemulihan bencana bagi para korban, kini Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan memastikan serta memberikan kenyamanan bagi para warga yang terkena dampak bencana, dimana mereka di berikan tempat tinggal sementara yang layak dan nyaman serta sehat untuk mereka tempati di lokasi Hunian Sementara ( Huntara ).

Pemerintah Kebupaten Minahasa Selatan kini meresmikan Bangunan Hunian Sementara bagi para korban terdampak bencana Landslide di pesisir Pantai Amurang pada Tanggal 15 Juni 2022 kemarin, lokasi Hunian Sementara bertempat di Perkebunan Palambean, Sabtu (23/07/2022).

Pembangunan Huntara ini sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap warga yang menjadi korban bencana alam, dimana mereka di siapkan tempat oleh Pemerintah untuk menetap sementara.

Dimana Para korban bencana akan tinggal di Huntara sembari menunggu selesainya pembangunan Hunian Tetap yang akan dibangun oleh pemerintah di lokasi yang sudah di siapkan.

Peresmian Huntara ini diawali dengan Pengguntingan Pita oleh Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar SH, yang di dampingi oleh Wakil Bupati Pdt Petra Yani Rembang S.Th, serta penyerahan kunci secara simbolis oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey yang di wakili Kepala BPBD Sulawesi Utara Joi Oroh, kemudian dilanjutkan dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt Rambles Mangalehe.

Pada kesempatan itu dalam sambutan Bupati FDW berharap, kiranya seluruh warga korban terdampak bencana yang akan menempati Huntara ini bisa tinggal dengan nyaman serta tetap menjaga kerukunan yang ada.

“Sudah menjadi tanggung jawab dari kami pemerintah untuk melindungi, mengurus dan mengatur ibu/bapak (warga pengungsian) agar supaya ibu/bapak bisa hidup nyaman dan hidup tenang,” ucap Bupati.

Dalam sambutanya Bupati menambahkan, meskipun banyaknya kendala dalam upayah penanggulangan pasca bencana ini. Namun pemerintah tetap optimis dengan melakukan yang terbaik bagi warga terdampak bencana.

“Kami tetap selalu tegar, karena kami melakukan ini dengan ketulusan hati, dengan keiklasan dan penuh tanggungjawab terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam,” tutur Bupati disambut tepuk tangan warga dan para tamu undangan.

Lanjut dikatakan Bupati, proses pekerjaan pembangunannya dilakukan secara mapalus (gotong-royong) dan melibatkan seluruh jajaran SKPD serta di bantu oleh TNI dan Polri serta Masyarakat Minahasa Selatan Lewat Camat Lurah/Hukum Tua dan perangkatnya, itu dikarenakan keterbatasan dana yang ada.

“Kami bersepakat untuk pembangunan ini dilakukan secara Mapalus, jadi kami melibatkan semua ASN, THL, masyarakat yang ada di Minahasa Selatan, TNI – POLRI juga membantu kami dalam pelaksanaan pembangunan hunian sementara ini,” terang Bupati.

Semenrara itu, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang diwakili oleh Kepala BPBD Sulut Joi Oroh dalam sambutannya mengatakan, pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemkab Minsel terus bersinergi dalam upayah penanganan bencana alam ini.

“Hunian sementara ini kiranya akan termaanfaatkan dan membantu serta mendukung masyarakat yang terdampak bencana alam di pantai Amurang dalam proses pemulihan dan tentunya bisa memiliki Hunian Tetap,” tandasnya.

Usai peresmian, Bupati bersama rombongan kemudian melakukan peninjauan langsung ke bilik-bilik yang sudah di tempati warga pengungsian. Di kesempatan itu, Bupati bersama rombongan melihat ketersedian air dan listrik sekaligus berinteraksi langsung dengan warga.

Diketahui, Huntara ini dibangun sebanyak 112 bilik dan akan ditempati sementara oleh para warga sembari menunggu pembangunan hunian tetap yang akan dibangun pemerintah.

Turut hadir dalam kegiatan, Wakil Bupati Minahasa Selatan, Petra Yani Rembang, Sekda Minsel, Glady Kawatu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan Ham Sulawesi Utara, Rudy Hendra Pakpahan, Ketua TP- PKK Minsel, Rosje Wongkar-Sumual, Forkopimda Minsel serta Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan setempat.

(Fanly)

Admin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

banner

Recent News

themediagrid.com, J8FXQA, DIRECT, 35d5010d7789b49d
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0