Next Post
16-45-16-hv5bMF
https://www.kabarpost.com/wp-content/uploads/2021/08/cropped-logo-kabarpost.jpg

Terkait Dugaan Kerjasama dengan Sopir Lakukan Penimbunan BBM, Ini Klarifikasi dari Pemilik SPBU Paal II

SPBU, Paal II Kota Manado
SPBU, Paal II Kota Manado

 

MANADO Kabarpost.com – Terkait dugaan kerjasama dengan sopir lakukan penimbunan
Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU), Paal II Kota Manado, Senin (18/10/2021) malam, akhirnya mendapatkan respon dari Pemilik SPBU Paal II.

Dimana, Pemilik SPBU Paal II, Kota Manado Sony Bongkriwar mengungkapan kepada wartawan Kabarpost.com mengenai berita yang sempat viral dibeberapa media dan youtube itu tidak sesuai dengan apa yang terjadi.

“Saya tegaskan, sebagai pengusaha SPBU, kami melayani konsumen khususnya solar itu semua berdasarkan regulasi dari DPA Migas. Mencatat Nomor Polisi (Nopol) dan nomor handphone dari sopir,” kata Sony, Selasa (19/10/2021).

Sony juga menjelaskan, untuk kategori mobil seperti truk hanya bisa mengisi sebanyak 200 liter perhari, untuk mobil semi truk seperti Isuzu Panther dan Toyota Fortuner itu maksimal 50 sampai 60 liter perhari.

“Jadi setiap kendaraan yang masuk tidak bisa melebihi. Bila mana mobil itu balik kembali dengan nopol yang sama pasti ditolak, sistem pasti menolak, nosel tidak akan terbuka. Kami mengacu disitu, sesuai aturan DPA Migas,” jelas Sony.

Sony menambahan, semua transaksi yang ada itu detailnya tercatat di program digitalisasi, semua data transaksi ada dan tunai ke dashboard Pertamina maupun EESDM dan DPA Migas. Dirinya menegaskan, jangan ada kesan SPBU ini mafia dan bekerjasama dengan penampung solar bersubsidi.

“Itu yang kami pertanggungjawabkan untuk penyaluran BBM khususnya solar. Saya selalu berpesan kepada para operator agar menjual BBM sesuai regulasi,” tegas Sony.

Sementara itu, pada kesempatan yang berbeda Jack yang merupakan operator di SPBU tersebut mengaku tidak hafal truk yang datang mengisi BBM di SPBU tersebut.

“Setiap kendaraan yang masuk, tentunya saya tidak bisa memperhatikan satu demi satu, karena banyak beberapa kendaraan beroda empat yang datang bolak balik mirip tapi, pelat nomor dan sopirnya sudah berbeda,” pungkasnya.

 

(*/Reza)

Admin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

banner

Recent News

themediagrid.com, J8FXQA, DIRECT, 35d5010d7789b49d
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0