Next Post
16-45-16-hv5bMF
https://www.kabarpost.com/wp-content/uploads/2021/08/cropped-logo-kabarpost.jpg

Wagub Kandouw Audiensi dengan PT PLN (Persero), Ini yang Dibahas

FB_IMG_1660925689016

MANADO Kabarpost.com – Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw audiensi dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi di Kantor Gubernur, Jumat (19/08/2022).

Dalam audiensi tersebut, Wagub Kandouw mengatakan, Pembangunan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Likupang-Paniki sementara berjalan, memang dibutuhkan solusi praktis terhadap adanya penolakan, termasuk soal ganti untung pada warga.

“Kita mediasi, karena ini proyek strategis. Kita berupaya agar tuntas. Kita kontek Pemkab Minut agar tak ada masyarakat yang dirugikan. Ini ganti untung,” kata Wagub Kandouw.

Wagub Kandouw berharap proyek strategis ini segera tuntas tepat waktu dengan target yang sudah ditetapkan.
Karena, sesuai arahan pak Gubernur untuk memfasilitasi pembangunan SUTT tersebut.

“Karena dengan pembangunan jaringan transmisi SUTT 150 kV Likupang-Paniki, justru akan mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang,” ungkapnya.

Sementara itu, saat beraudiensi dengan Wagub Kandouw, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi menyampaikan progres pembangunan jaringan transmisi SUTT 150 kV Likupang-Paniki.

Dalam audiensi itu, dilaporkan bahwa pekerjaan ini terbentang sepanjang 29,57 kilometer sirkit (kms) dengan jumlah tower yang dibangun sebanyak 88 buah.

Hal itu disampaikan Manager PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi, Ndaru Seto Widiatmoko.

Tentunya, misi pembangunan infrastruktur ini demi menunjang Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang.

“Bapak Wagub Sulut menyampaikan prinsipnya kepada PLN, tetap berpegangan pada ketentuan regulasi yang ada. Pemprov Sulut mendukung penuh selama itu berjalan sesuai proses ketentuan dan koridor hukum yang berlaku,” kata Widiatmoko.

Ia memaparkan bahwa pengerjaan proyek berada pada kisaran angka 58-60 persen dengan problematika adanya penolakan dari warga.

“Masih ada waktu 4 bulan, dan kami yakin bisa selesai di akhir tahun ini. Kita berharap juga kendala-kendala ini dapat terselesaikan,” ujar Widiatmoko. 

(*/Ain)

 

Admin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

banner

Recent News

themediagrid.com, J8FXQA, DIRECT, 35d5010d7789b49d
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0