Next Post
16-45-16-hv5bMF
https://www.kabarpost.com/wp-content/uploads/2021/08/cropped-logo-kabarpost.jpg

Ratusan Masyarakat Ongkaw Miliki Sertifikat Gratis di Pemerintahan ODSK

Wakil Gubernur Steven Kandouw
Wakil Gubernur Steven Kandouw

 

MANADO Kabarpost.com – Sekitar 600an masyarakat di Desa Ongkaw Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) akhirnya miliki keabsahan kepemilikan tanah berupa sertifikat di Pemerintahan Olly Dondokambey-Steven Kandouw (ODSK).

Penantian masyarakat Ongkaw terjawab sudah setelah 30 tahun menanti.

Ini disampaikan Wakil Gubernur, Steven Kandouw dalam jumpa pers usai menghadiri rapat paripurna DPRD Sulut, Jumat (16/09/2022).

Dikatakan Steven Kandouw, realisasi sertifikat tanah gratis bagi sekira 600 masyarakat di Kabupaten Minsel tersebut, tidak lepas dari sinergitas antara Pemerintah Provinsi Sulut dengan pemerintah pusat, dalam hal ini Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan (ATR/BPN) dan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Distribusi tanah bagi masyarakat yang terus diperjuangkan ini, merupakan salah satu upaya pemerintah provinsi Sulut untuk meningkatkan perekonomian dan membawa masyarakat keluar dari kemiskinan,” ujar Steven Kandouw.

Himbau mantan Ketua DPRD Sulut ini, dengan diserahkannya sertifikat tersebut dapat memudahkan masyarakat memiliki akses ke perbankan untuk dijadikan modal usaha.

“Jangan serta dapat sertifikat, lalu dijual,” kata Steven Kandouw mengingatkan.

Steven Kandouw pun meminta pemerintah daerah dan instansi terkait agar dapat membantu masyarakat memanfaatkan mengolah tanah yang sertifikatnya telah diserahkan langsung Menteri dan Wakil Menteri (Wamen) belum lama ini.

“Oleh karena itu, pemerintah daerah dan instansi terkait agar membantu masyarakat, dengan dibuat inkubator agar tanah tersebut dapat dimanfaatkan untuk diolah untuk meningkatkan perekonomian,” tutur Steven Kandouw

Steven Kandouw pun memastikan, Pemerintah Provinsi Sulut akan terus mendorong lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang sudah berpuluh tahun tidak dimanfaatkan dan pajaknya kecil, agar bisa di distribusikan kepada masyarakat.

“Gugus tugas reformasi agraria sementara identifikasi tanah yang tidak dipergunakan,” tukas Steven Kandouw.

 

(*/jane)

Admin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

banner

Recent News

themediagrid.com, J8FXQA, DIRECT, 35d5010d7789b49d
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0