Next Post
https://www.kabarpost.com/wp-content/uploads/2021/08/cropped-logo-kabarpost.jpg

Dapat Bantuan dari Kementan, Olly: Pulihkan Ekonomi Lewat Pertanian

IMG-20220518-WA0074

MINUT Kabarpost.com – Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Jan Maringka, menyerahkan bantuan bibit kelapa, bibit jagung, alat pemipil Jagung dan peningkatan produksi sapi potong kepada para petani yang ada di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dan Minahasa Selatan (Minsel), di JG Centre Minut, Rabu (18/5/22).
Bantuan tersebut yakni dari Kementrian Pertanian.

Gubernur Olly nampak antusias melakukan penanaman bibit kelapa. Lokasi penanaman yang cukup becek dan licin tak menyurutkan niat orang nomor satu di Sulut ini untuk terjun langsung menanam.

Gubernur tak segan menginjak tanah becek serta mengajak masyarakat bersama-sama memulihkan ekonomi lewat sektor pertanian.

“Mari torang kembali untuk pertanian,” ujar Gubernur Olly dalam sambutannya.

Menurut Gubernur Olly, Sulawesi utara mempunyai Balai Penelitian Kelapa (Balitka) kurang lebih 54 Ha. Tanah Pemprov yang di berikan ke Kementrian Pertanian untuk pengembangan kelapa di Sulut.

“Sesuai dengan lambang Sulut nyiur melambai untuk mensuport kegiatan yang dampaknya sangat besar bagi Sulut. Banyak hal yang terjadi setelah pandemi. Orang kembali ke kampung karena kehilangan pekerjaan di kota untuk bertani sehingga masyarakat lebih semangat dan membawa motivasi baru untuk bertani di desa-desa,” tuturnya.

Gubernur bersyukur, bantuan peremajaan kelapa membuat masyarakat memperoleh penghasilan yang lebih besar.

“Industri kita mulai naik. Menurut BPS eksport turunan kelapa, air kelapa, santan kelapa, tepung kelapa diproduksi di Sulut. Sangat bermanfaat buat masyarakat Sulut. Terimakasih untuk peran pemerintah pusat, Presiden Kokowi dan Kementrian Pertanian untuk mendorong sarana dan prasarana yg ada di Sulut,” ungkapnya.

Gubernur juga memuji adanya saling support antara pemerintah daerah dan Kepala Karantina yang sangat produktif bisa mengeksport tanaman-tanaman hias dan beberapa jenis tanaman.

“Sehingga produk pertanian bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Ke depan Sulut akan menjadi lumbung-lumbung ketahanan kedaulatan pangan,” sebut gubernur.

“Jadi dulu kita beli bawang dari Brebes dan Majene tapi sekarang kita sudah bisa tanam bawang sendiri. Tentunya kerjasama dengan perbankan lewat KUR dan BPR. Karena sinergitas pelaku dan perbankan serta pemerintah diperlukan sehingga bisa mendapat hasil yang maksimal,” tandasnya.

Turut Hadir, Bupati Minut Joune Ganda, Bupati Minsel Franky Wongkar, Bupati Minahasa Royke Roring, Wakil Bupati Minut Kevin William Lotulung, Ketua DPRD Minut Denny Lolong, serta pejabat Pemkab Minsel dan Pemkab Minut.

(*/Ain)

 

Admin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

banner

Recent News

themediagrid.com, J8FXQA, DIRECT, 35d5010d7789b49d
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0