Next Post
IMG-20221112-WA0007
https://www.kabarpost.com/wp-content/uploads/2021/08/cropped-logo-kabarpost.jpg

Bappeda Sulut Gelar Pembahasan RAD-TPB Tahun 2022-2026

20221003_101345

MANADO Kabarpost.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar pembahasan rencana aksi daerah tujuan pembangunan berkelanjutan (RAD-TPB) Provinsi Sulut Tahun 2022-2026, Senin (3/10/22).

Hal ini sesuai dengan amanat Perpres RI No 59 Tahun 2017.

Untuk membangun Provinsi Sulut, sangat diperlukan perencanaan yang matang dengan melibatkan semua unsur stakeholder dan seluruh perangkat daerah.

Kepala Bappeda Sulut, Jenny Karouw mengatakan, untuk mendukung capaian agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau yang sering disebut Sustainable Development Goals (SDGs) dengan cara mengintegrasikan indikator SDGs ke dalam dokumen perencanaan.

Dalam TPB/SDGs mencakup 17 tujuan yakni Tanpa Kemiskinan, Tanpa Kelaparan, Kehidupan Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Berkualitas, Kesetaraan Gender, Air Bersih dan Sanitasi Layak, Energi Bersih dan Terjangkau. Kemudian, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, Industri Inovasi dan Infrastruktur, Berkurangnya Kesenjangan, Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

“Selanjutnya, Penanganan Perubahan Iklim, Ekosistem Lautan, Ekosistem Daratan, Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh dan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan,” papar Karouw.

Lanjut dikatakannya, dalam upaya pencapaian target TPB/SDGs menjadi prioritas pembangunan nasional yang memerlukan sinergi kebijakan perencanaan di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota.

“Dalam pembahasan ini memastikan bahwa program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah akan menunjang pencapaian TPB,” ucap Karouw.

“Sekarang ini untuk penetapan program dan target indikator kinerja. Jadi, apa yang akan dilakukan untuk pencapaian TPB 1, TPB 2, TPB 3 dan TPB selanjutnya tersebut,” sambungnya.

Lewat penetapan program dan target indikator kinerja, lanjut Karouw, akan dipastikan bahwa semuanya itu ada di masing-masing perangkat daerah.

“Jangan kita menetapkan, kemudian tidak diimplementasikan di dalam rencana kerja masing-masing,” ungkapnya.

Karouw berharap, terkait tujuan TPB/SDGs ini mendapat dukungan dari semua perangkat daerah di lingkup Pemprov Sulut.

“Itu dapat dituangkan di R-APBD dan R-APBN atau sumber pembiayaan lainnya.
Makanya hari ini sampai besok, kita akan integrasikan supaya dapat mengetahui mana yang akan masukan dalam APBD atau APBN, atau juga semua akan dimasukan dalam setiap sumber pembiayaan yang sesuai dengan kewenangan masing-masing perangkat daerah,” tandas Karouw.

(*/Ain)

 

Admin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

banner

Recent News

themediagrid.com, J8FXQA, DIRECT, 35d5010d7789b49d
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0