Next Post
IMG-20221112-WA0007
https://www.kabarpost.com/wp-content/uploads/2021/08/cropped-logo-kabarpost.jpg

Dipimpin Danpomdam, Operasi Gaktib dan Yustisi Jaring 9 Anggota di Tempat Hiburan Malam

20221030_022939

MANADO Kabarpost.com – Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm Dwi Bangun Wahyu Jatmiko, S.H memimpin langsung Kegiatan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA 2022, Sabtu (29/10/22) pukul 22.00 Wita hingga berakhir pada Minggu (30/10/22) subuh. Hal ini atas atensi dari dari Pagdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Alfret Denny Tuejeh.

Dipaparkan Danpomdam, Kegiatan Operasi Gaktib “Waspada
Wira Pedang 2022″ dan Yustisi “Citra Wira Pedang 2022 TA. 2022, adalah, dalam rangka meminimalisir pelanggaran disiplin dan tindak pidana yang dilakukan oleh personel Kodam XIII/Merdeka dan jajaran.

“Sasaran dari Kegiatan Operasi Penegakan Ketertiban dan Yustisi,
meliputi tempat hiburan malam di wilayah penegakan hukum Kodam
XIII/Merdeka, Operasi Penegakan Hukum ini melibatkan unsur-unsur satuan lain
yang berjumlah total 101 personel, yang terdiri dari, Pomal, Pomau, Propam Polda Sulut, Provos dan juga Satpol PP,  sebagai bentuk sinergitas dan soliditas antar penegak hukum di wilayah Provinsi
Sulawesi Utara,” ujarnya.

Lanjut dikatakan Danpomdam, operasi Gaktib dan Yustisi TNI ini bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir berbagai bentuk pelanggaran seperti memasuki daerah terlarang, surat nyata diri, surat senjata api, menjadi becking, pungutan liar atau pelanggaran disiplin murni, sesuai pasal 8 a UU RI NO.25 tahun 2014
tentang Hukum Disiplin Militer dan peraturan pelaksanaannya serta tindak
pidana, baik pidana militer maupun pidana umum.

“Apabila ada anggota yang melanggar, sanksi yang akan diberikan
sesuai dengan aturan yang berlaku, baik di KUHP, KUHP Militer, hingga
perundang-undangan lain yang berlaku di lingkungan TNI,” tukasnya

Usai digelarnya operasi ditempat hiburan malam, Dampomdam mengungkapkan, dalam melaksanakan kurang lebih 3 jam operasi ini, ada beberapa oknum yang terjaring, yakni dari Angkatan Udara  3 orang, TNI Angkatan Darat 3 orang, dari Kepolisian tercatat, pembinaan ada 3 orang.

“Sesuai prosedur, mekanisme kita adalah normatif dalam memberikan hukum, akan diberikan efek jerah agar kedepan akan lebih baik bagi pembinaan satuan kedalam, kami akan tembusi satuan asal dari anggota yang terjaring dan kita kembalikan kemudian kita berikan penindakan tata tertib,” tandas Danpomdam.

(Ain)

 

Admin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

banner

Recent News

themediagrid.com, J8FXQA, DIRECT, 35d5010d7789b49d
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0