Next Post
IMG-20221224-WA0012
IMG-20221112-WA0007
https://www.kabarpost.com/wp-content/uploads/2021/08/cropped-logo-kabarpost.jpg

Polimdo Tak Henti Bina Desa Budo, Jurusan Akutansi Ajari Cara Kelola BUMDes

Situasi Jurusan Akutansi POLIMDO saat memberikan materi terkait cara pengelolaan BUMDes di Desa Budo (18/11/2022)
Situasi Jurusan Akutansi POLIMDO saat memberikan materi terkait cara pengelolaan BUMDes di Desa Budo (18/11/2022)

 

MANADO Kabarpost.com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) terus melakukan pembinaan dan pelatihan di Desa Budo Kabupaten Minahasa Utara.

Sejak bulan Juni jurusan Akuntansi memberikan pelatihan terkait bagaimana meningkatkan UMKM hingga tahapan pengelolaan keuangan yang mandiri dan teratur.

“Kegiatan bertema Aspek Perpajakan Pada Pajak Penghasilan di Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Sinar Usaha Desa Budo, kami lakukan bersama pihak masyarakat yang mengelola BUMdes agar bisa mengerti tentang tata cara perpajakan,” ungkap pemateri dan dosen pembimbing BUMdes Sinar Usaha, Heidy Pesik SE MSA, Jumat (18/11/2022).

Dikatakan Heidy Pesik, kegiatan tersebut dilakukan secara berkesinambungan selama tiga bulan.

“Keberlanjutan kegiatan ini sampai ke tahap pembuatan kode EFIN, hingga BUMdes bisa secara mandiri melakukan kewajiban perpajakannya,” tuturnya sembari menyebut EFIN BUMdes sudah diterbitkan.

Menurut Heidy Pesik, Desa Budo  menjadi awal Jurusan Akuntansi melakukan pembelajaran dan bimbingan kepada masyarakat pengelola BUMdes, sehingga kedepannya diharapkan pihak BUMdes bisa menghitung serta melaporkan pajaknya secara mandiri dan berkelanjutan.

“Suksesnya pelatihan ini, tidak lepas dari dukungungan pemerintah Desa Budo khususnya Direktur  BUMdes, Hani Singa. Dimana kegiatan kami, dihadiri langsung jajaran pengurus BUMdes dan Hukum Tua Desa Budo,” ujar Heidy Pesik yang didampingi mahasiswa program studi akuntansi Perpajakan, Mawar Domits, Scilia Noeng dan Tresye Bae.

Sementara itu, Direktur Polimdo Dra Mareyke Alelo MBA mengatakan, keberhasilan Desa Budo meraih Desa Wisata 2022 tak lepas dari peran Politeknik Negeri Manado melalui program Bina Desa.

Menurut Direktur Mareyke Alelo, hal tersebut sebagai implementasi program Kemendikbud Ristek yakni Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

“Intinya Polimdo punya peran juga atas keberhasilan desa Budo. Kami bersyukur bisa meraih predikat desa wisata 2022,” tukas Direktur Mareyke Alelo.

Diketahui, Politeknik Negeri Manado telah membina Desa Budo ini, sejak tahun 2013. Namun secara intensif mulai dilakukan sejak tahun 2017. Polimdo meningkatkan intensitas pelatihan seperti Home Stay Training, Green Business, Bahasa Inggris, Marketing, Pengembangan Produk Wisata, Peningkatan Kwalitas Promosi dan juga melalui program pengabdian pada masyarakat seperti pelatihan bidang permesinan.

Desa Budo semakin meningkatkan daya saing. Mahasiswa juga terlibat mengembangkan kegiatan melalui Project Based Learning membuat Desa Budo semakin meningkatkan keunggulannya.

 

(*/jane)

Admin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

banner

Recent News

themediagrid.com, J8FXQA, DIRECT, 35d5010d7789b49d
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0