Next Post
IMG-20221112-WA0007
https://www.kabarpost.com/wp-content/uploads/2021/08/cropped-logo-kabarpost.jpg

Kelangkaan Minyak Goreng, Bupati FDW Bersama Kapolres Melakukan Pemantauan di Pasar dan Pertokoan

Bupati Franky Donny Wongkar bersama Polres Minahasa Selatan (Minsel) saat melakukan pemantauan minyak goreng.
Bupati Franky Donny Wongkar bersama Polres Minahasa Selatan (Minsel) saat melakukan pemantauan minyak goreng.

 

MINSEL Kabarpost.com – Kelangkaan Minyak Goreng yang sedang terjadi di seluruh Indonesia, membuat masyarakat sulit untuk mendapatkan minyak goreng, minyak goreng kini menjadi langka dan harga jadi meningkat dari harga normal sebelumnya, ini terjadi hampir di seluruh wilaya Indonesia, dari Kabupaten Minahasa Selatan sendiri, Bupati Franky Donny Wongkar bersama Polres Minahasa Selatan (Minsel) melakukan pemantauan di area Pasar Amurang, Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan Terkait ketersediaan stok minyak goreng dan Harga Eceran Tertinggi. Selasa (29/03/2022)

Melihat kondisi stok Minyak goreng sekarang ini yang masih saja ditemui ada kelangkaan bahkan harganya sampai mahal dan diluar Harga Eceran Tertinggi (HET), Pemkab Minsel tidak tinggal diam untuk itu Bupati Franky Donny Wongkar (FDW) bersama Polres Minsel turun langsung ke lapangan untuk melihat langsung.

Bupati Franky Donny Wongkar, memimpin langsung pemantauan ini bersama Kapolres Minsel AKBP C. Bambang Harleyanto, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Bagian Perekonomian dan Camat Amurang.

Bupati FDW mengatakan bahwa pantauan dilakukan untuk melihat ketersediaan minyak goreng di masing-masing penampung juga beberapa toko besar yang ada di wilayah Amurang.

“Dari pantauan dan peninjauan langsung kami, dari dua toko yang kami kunjungi masih tersedia minyak goreng, juga soal harga masih dapat di jangkau. sedangkan di toko yang lain, dipastikan minggu ini akan ada stoknya,” ucap Bupati FDW

Untuk harganya menurut Bupati FDW, masih bisa dijangkau oleh masyarakat karena minyak goreng yang tersedia sekarang ini dalam bentuk kemasan botol sederhana dan premium, maka harganya sesuai dengan mekanisme pasar.

Dalam kesempatan itu, Bupati FDW menghimbau kepada para seluruh pedagang yang ada, agar minyak kelapa itu jangan ditampung, jangan ditimbun, tapi disalurkan kepada para konsumen agar tidak terjadi hal yang dapat merugikan masyarakat apalagi dijual dengan harga mahal yang sudah tidak sesuai dengan HET, tutup Bupati FDW.

Turut hadir dalam kegiatan Pemantauan stok Minyak goreng dan harga, Camat Amurang, Stafsus Bupati Bidang Agama, Lurah Ranoiapo, Lurah Uwuran Satu dan Kepala Pasar Amurang.

(Fanly)

Admin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

banner

Recent News

themediagrid.com, J8FXQA, DIRECT, 35d5010d7789b49d
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0