Next Post
https://www.kabarpost.com/wp-content/uploads/2021/08/cropped-logo-kabarpost.jpg

Pemakaman Jenazah Pasien Covid di Wasian Disorot, Mangala: Harus Ada Persetujuan Tetangga!

Proses penguburan jenazah pasien Covid-19. (foto.istimewa)
Proses penguburan jenazah pasien Covid-19. (foto.istimewa)

 

TONDANO KABARPOST.COM – Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Minahasa Dr. Denny Mangala, MSi mengatakan, proses pemakaman jenazah yang terpapar virus corona di pekuburan keluarga memiliki syarat atau aturan.

Selain dilakukan melalui protokol kesehatan, pemakaman jenazah pasien Covid terlebih dulu harus mengantongi ijin dari Bupati. Selanjutnya meminta persetujuan dari warga sekitar.
Jika warga tidak memberikan izin, secara otomatis proses penguburan tidak bisa dilangsungkan.

“Pasien yang meninggal karena Covid-19 boleh dimakamkan di pemakaman keluarga dengan pengecualian. Kalau kuburan keluarga prosesnya harus memperoleh surat permohonan ijin Bupati yang diawali dengan persetujuan tetangga dengan radius 500 meter,” kata Mangala, kemarin.

Lebih lanjut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Minahasa itu menerangkan, pemerintah sudah menyediakan tempat pemakaman khusus untuk pasien Covid-19.

“Karena selama ini menimbang penolakan yang menimbulkan keresahan pada masyarakat banyak dikhawatirkan terjadi penularan. Sehingga untuk jenazah pasien Covid-19 pemakamannya sudah disediakan pekuburan baru oleh pemerintah secara khusus,” tandasnya.

Diketahui, penegasan Denny Mangala ini diungkapkan begitu menerima pengaduan masyarakat. Di mana dua pekan lalu, masyarakat Desa Wasian, Kecamatan Kakas Barat dan masyarakat Desa Talikuran, Kecamatan Kakas dikejutkan dengan penguburan jenazah pasien Covid.

Meski dilakukan di pekuburan keluarga, nyatanya proses pemakaman tidak diketahui masyarakat sekitar.

“Nanti tahu setelah pemakaman dan melihat aparat kepolisian-TNI serta petugas dari gugus tugas Covid yang menggunakan APD. Tidak ada koordinasi dengan kami,” keluh salah satu warga yang meminta namanya untuk tidak dipublikasi.
Warga pun menyayangkan tindakan tanpa koordinasi tersebut.

“Semoga kejadian ini tidak terulang lagi,” tandasnya.

 

(JEM)

Admin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

banner

Recent News

themediagrid.com, J8FXQA, DIRECT, 35d5010d7789b49d
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0