Next Post
IMG-20221224-WA0012
IMG-20221112-WA0007
https://www.kabarpost.com/wp-content/uploads/2021/08/cropped-logo-kabarpost.jpg

Kejari Manado Terima Penyerahan Tahap II Perkara Membawah Amunisi Tanpa Izin dari Polres Manado

IMG-20221222-WA0090

MANADO Kabarpost.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado, Kamis (22/12/2022) menerima Penyerahan Tahap II (Tersangka dan Barang Bukti) dari Penyidik Kepolisian Resort Kota Manado terkait  perkara tindak pidana tanpa hak menguasai,  membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya amunisi atau bahan peledak atas nama tersangka BK.

Bahwa penyerahan Tahap II perkara dimaksud dilakukan  setelah hasil penyidikan Penyidik Kepolisian Resort Kota Manado  dinyatakan lengkap (P-21)  oleh Jaksa Peneliti (Jaksa P-16) Kejaksaan Negeri Manado pada tanggal 30 November 2022;   

Tersangka diproses hukum karena pada hari Jumat tanggal 30 September 2022 kedapatan membawa 58 butir amunisi bertuliskan CBC 32 SWL dan 10 butir amunisi bertuliskan SAKO 222 pada saat tersangka akan pergi ke Medan melalui bandara Sam Ratulangi  di mana barang yang dibawa tersangka terdeteksi mesin X-Ray bandara sehingga tersangka langsung diamankan oleh petugas security Bandara, dan  pada waktu diperiksa tersangka BK yang bekerja sebagai operator mesin boiler PT. Agro Makmur Raya di Kota Bitung mengaku bahwa 68 butir amunisi yang dibawanya tersebut didapat dari hasil penemuan di tempat kerjanya yaitu di dekat mesin boiler. 

Setelah dilakukan Penerimaan  Tahap II dari Penyidik, Kepala Kejaksaan Negeri Manado menerbitkan Surat Perintah Penunjukkan Jaksa Penuntut Umum  untuk Menyelesaikan Perkara  (P-16 A) kepada  Tim Jaksa Penuntut Umum   Kejaksaan Negeri Manado, serta  tetap melakukan penahanan RUTAN terhadap  tersangka selama 20 (dua puluh) hari dan akan segera melimpahkan perkaranya untuk diperiksa dan diadili di Pengadilan Negeri Manado.

Perbuatan tersangka  membawa 68 butir amunisi aktif  yang tanpa dilengkapi ijin dari pihak yang berwenang tersebut, melanggar pasal 1 ayat (1) UU Drt No. 12 Tahun 1951  dan diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.

(*/Reza)

Admin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

banner

Recent News

themediagrid.com, J8FXQA, DIRECT, 35d5010d7789b49d
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0