Next Post
IMG-20221112-WA0007
https://www.kabarpost.com/wp-content/uploads/2021/08/cropped-logo-kabarpost.jpg

Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan TNI AD, Pangdam Tuejeh : Siap Jalankan Instruksi KASAD

IMG-20221026-WA0077

MANADO Kabarpost.com – Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Alfret Denny Tuejeh didampingi pejabat tinggi dan Pejabat Utama KodamXIII/Merdeka mengikuti Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan secara serentak yang dipimpin KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M. secara Vicon (Vidio Conference), dilapangan Makodam Manado, (26/10/2022).

Apel ini juga diikuti oleh 3.585 prajurit Kodam XIII/Medeka yang terbagi di Tiga titik yaitu, Makodam XIII/Merdeka, Korem 133/Nani Wartabone Gorontalo dan Korem 132/Tadulako Sulawesi Tengah.

Apel kesiapan pasukan ini digelar dalam rangka mengecek kesiapsiagaan serta mengantisipasi perkembangan lingkungan strategis, baik lingkup global, regional, maupun nasional yang berkembang sangat dinamis serta antisipasi perkembangan global terhadap kemungkinan adanya ancaman terhadap kedaulatan NKRI.

Di hadapan peserta apel, Jenderal TNI Dudung menyampaikan bahwa sebagai salah satu garda terdepan, TNI AD dituntut harus memiliki tingkat kesiapsiagaan yang optimal sehingga siap menjalankan amanat tugas dari negara, kapanpun dan di manapun dibutuhkan.

“Apel gelar pasukan ini memiliki makna sangat stategis bagi TNI AD sebagai salah satu bentuk sederhana untuk mengukur kesiapsiagaan satuan TNI AD dalam melaksanakan tugas-tugas kita sebagai bagian integral dari TNI yang merupakan komponen utama pertahanan negara,” ujarnya

Kasad juga mengatakan apel gelar pasukan ini guna mengecek kondisi prajuritnya secara langsung di lapangan, karena apabila mengambil keputusan atau kebijakan harus melihat kondisi prajurit di lapangan.

Terkait dinamika yang berkembang saat ini, tutur Kasad bahwa kelompok-kelompok radikal sudah masuk diberbagai elemen masyarakat termasuk kaum pelajar, sehingga seluruh personel TNI AD harus menyiapkan segala kemungkinan – kemungkinan yang akan terjadi.

“Saya katakan bahwa TNI AD ini sangat strategis, maka saya perintahkan kepada mereka untuk mengecek setiap saat dan setiap waktu tentang perkembangan – perkembangan dan mereka harus tahu siapa-siapa pelakunya, sehingga akan memudahkan apabila kita bertindak,” tegas Kasad.

Di samping itu, terkait pandemi Covid-19 yang masih ada hingga saat ini, dan berpengaruh terhadap sektor kesehatan, juga berdampak pada aspek kehidupan yang lain, baik ekonomi maupun sosial. Untuk itu Kasad mengimbau, kepada seluruh prajurit untuk terus memberikan dukungan kepada pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 melalui program vaksinasi dan penegakan protokol kesehatan, termasuk membantu upaya pemulihan ekonomi demi mengatasi berbagai kesulitan masyarakat, termasuk demi terjaganya stabilitas nasional,”pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Denny Tuejeh saat diwawancarai sejumlah wartawan, meyampaikan bahwa Kodam XIII/Merdeka selalu siap kapan saja untuk melaksanakan tugas dari 6 Tugas perintah Bapak Kasad diantaranya:

1. membantu pemerintah dalam penanganan pandemi covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional

2. Mengantisipasi kerawanan bencana alam curah hujan yang cukup tinggi

3. Mengantisipasi terjadinya gangguan stabilitas keamanan kehidupan berbangsa dan bernegara

4. Pemilu tahun 2024 Kita tetap Memegang teguh netralitas TNI untuk tidak terlibat politik praktis

5. program ketahanan pangan Penanganan stunting dan Manunggal air harus terus berjalan untuk membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan rakyat

6. membantu keamanan dan mendukung pemerintah menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi G20.

“Kita mengantisipasi dengan hal-hal yang mungkin terjadi sekarang ini yang paling menonjol adalah perubahan iklim, itu yang sudah kita antisipaai sejak dini, kira-kira titik-titik mana kemungkinan yang sering terjadinya banjir dan longsor,” ujarnya.

Lanjut di paparkan Pangdam Tuejeh, Kodam XIII/Merdeka juga sudah mengawal program pemerintah untuk mengatasi kemiskinan.

“Kita sudah ada program Babinsa masuk desa, masuk dapur maksudnya, Babinsa harus mengetahui persis berapa orang miskin yang ada di daerahnya,” tuturnya.

Kemudian, Kodam XIII/Merdeka juga mengantisiapasi situasi menjelang 2024.

“Sekarang kita sudah memprioritaskan mewujudkan situasi yang kondusif untuk mengawal pesta demokrasi di tahun 2024,” ucapnya.

Yang terakhir, tambah Pangdam, kita mau menunjukkan kepada masyarakat bahwa itu adalah bentuk pertanggungjawaban kami prajurit di Kodam XIII Merdeka, siap melaksanakan tugas, untuk mengawal masyarakat, memberikan jaminan, tentunya bekerjasama dengan semua kompomen.

“Menjalin komunikasi dengan pihak Kepolisian memberikan jaminan stabilitas supaya semuanya berjalan lancar, aman dan terkendali,” tandasnya.

Turut hadir dalam Apel gelar kesiapsiagaan secara serentak yakni, Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Luthfie Beta, S, Sos,M.Si., Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Denny Masengi, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Drs. Theodorus Kawatu para Asisten, Para Dan/Kabalakdam XIII/Merdeka.

(Ain)

 

Admin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

banner

Recent News

themediagrid.com, J8FXQA, DIRECT, 35d5010d7789b49d
google.com, pub-8668870452462831, DIRECT, f08c47fec0942fa0